Skip to main content

Posts

Showing posts with the label Puisi IF

Kita bertemu

lampu jalan mulai terangi tiap sudut kota jendela-jendela menutup rapat tanpa cela gedung pencakar langit tampak bercahaya tapi aku masih disana, masih dengan rindu yang sama untuk Tuan yang sama, ku coba bebas tapi tak bisa ku ambil langkah, hasilnya sama saja mungkin, rasaku tak berubah 'kenapa yang sementara kadang terlihat indah?' Ahh, lamunanku mengajak jauh ke masa lalu saat aku dan kamu akhirnya bertemu dan menyadari aku jatuh hati padamu

Sampul Bertuliskan Nama

sampul buku yang bertuliskan nama belum ku tau sosoknya belum ku tau semanis apa senyumnya tapi sudah dibuat penasaran saja ku buka halaman tengah kali saja pemilik buku meninggalkan catatan tapi tidak ada tulisan tangan yang ku temukan hanya seuntai bunga mawar kasihan mawar yang layu dimakan waktu seperti tak ada yang menginginkan mu pemiliknya? yah,romantis sekali mungkin ia ingin memberikan pada kekasih hati atau barangkali seseorang yang ia sukai iya, barangkali seseorang yang ia sukai -Jambi, 25 Juli 2017 untuk kamu yang mungkin tidak tau aku. untuk kamu yang bayangnya selalu aku cari di setiap sudut ruangan itu

Teringat padamu

Teringat kembali.. Mata yang berbinar Rambut yang menawan Senyum nan elok Tingkah laku yang menggetarkan jiwa Hati pun goyah ingin menyapanya mendegapnya Tapi itu hanyalah Semu

Goresan hati

Sederhana.. cukup mengatakan "Terimakasih" Untuk luka yang kau berikan Janji yang  terlupakan Kasih sayang yang terabaikan Dan goresan tajam di belahan jiwa ini Sungguh.. Hati ini tak sanggup Ingin melupakan dirimu membuang dirimu melepaskan bayang-bayangmu Tapi itu tak bisa.. Karena hati ini masih CINTA

Ditinggal pergi

Kamu telah menjelajah hatiku Kamu telah membahagiakan ku Dan kamu telah membuat hariku berwarna Kini semua itu hilang Bersama bayang-bayangmu Kemana kamu pergi Menjelajah hati yang lain Beri aku alasan untuk itu Kasih Kamu telah menyia-nyiakanku Kamu telah membuatku luka Dan kamu pun telah membuatku patah hati Membuatku menangis Menangis darah Jika itu keputusanmu Aku terima walau hati ini sebaliknya walau hati ini luka Aku akan tetap mencintaimu